Jumat, 21 Agustus 2015

Subhanallah, Perintah Shalat di Awal Waktu Itu Bermanfaat Bagi Tubuh Kita


SUBHANALLAH! Inilah Fakta Ilmiah dibalik Waktu Sholat
Shalat adalah suatu kewajiban dari Allah atas setiap orang mukmin. Dimana Allah memerintahkannya dalam sejumlah firman-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an. Firman Allah :
“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Rabu, 17 Juni 2015

Bagi Yang Tertipu 'Toleransi' di AS, Baiknya Tonton Video Ini

Jangan tertipu dengan kata2 manis Uncle Sam betapa negerinya sangat bersahabat bagi umat Islam.

Di video ini Anda akan melihat sebuah percobaan dimana 2 orang akan melakukan debat di depan seorang petugas polisi yang bertugas.

Rabu, 20 Mei 2015

Shalat Pakai Helm

Pak Kamsud pagi itu belum sempat sarapan di rumah, maka sebelum kerja, ia mampir dulu di Warteg Pak Karman langganannya. Belum juga sempat duduk, Pak Kamsud langsung ditembak pertanyaan sama pak Karman.

Nah, ini dia Pak Kamsud kebetulan sekali nih" kata pak Karman. "Ada apa emang koq pakai kebetulan segala?" tanya pak Kamsud keheranan. "Gini pak Kamsud, dari kemaren di Warteg ini banyak orang ngobrolin tentang baca Quran dengan langgam Jawa, menurut pak Kamsud sendiri gimana itu?" "Ya, kalo menurut saya pribadi sih itu namanya kurang kerjaan." "Lha koq gitu pak?" tanya pak Karman.

Jumat, 15 Mei 2015

Mengapa HT cs Menghalangi Dakwah Parlemen?

DUA langkah telah dilakukan untuk menghambat perjuangan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar di parlemen, pertama, mengharamkan parlemen dan jalan menuju ke parlemen yaitu pemilu atau demokrasi, kedua, membentuk opini negatif dengan jalan mengungkap kelemahan, kejelekan dan kesalahan orang-orang yang berjuang di parlemen, dari dua langkah tersebut diharapankan umat Islam menjauhi dan tidak mendukung perjuangan dakwah di parlemen.

Kamis, 07 Mei 2015

Syiah Hanya Memuja Husein RA. karena Mengkultuskan Ahlul Bait Persia,Bukan Ahlul Bait Rasulullah


Kenapa Cuma Husein (ra)?

Tahukan anda kenapa syiah me-muji2 dan mengkultuskan Husein ra ?!

Berita ini pastinya bakal mengejutkan anda semua dan juga syiah2 di negara Arab khususnya.

Pernahkah anda mendengar syiah berkata dan memanggil " Ya Hasan ....." ?!
Pernahkah anda melihat bendera atau simbol2 syiah bertuliskan " Ya Hasan ......"?!
Jika jawaban anda mengatakan " tidak/tidak pernah".
Lalu mengapa seruannya cuma " Ya Husein....?!"
Mengapa mereka meminta tolong dengan nama " Husein ? "
Sedang kita semua tau bahwa Hasan (ra) adalah saudaranya.
Keduanya adalah cucu RASULULLAH shallallaahu 'alayhi wasallam dari Ahlul Bait!

Karena Sebutir Buah Apel di Sungai

GARA-GARA MEMETIK BUAH APEL



Anda tentu mengenal nama Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit, salah seorang ulama besar, dan termasuk salah satu dari imam empat mazhab. Ada kisah menarik, berkaitan dengan beliau, tetapi kisah ini bermula di saat beliau belum lahir.

Pada abad pertama hijiriah, terdapat seorang pemuda yang mengabdikan dirinya untuk menuntut ilmu syar’i, tetapi ia sangat miskin. Suatu hari ketika ia merasa sangat lapar dan tidak mendapatkan sesuatu apapun yang bisa dimakan. Ia berusaha mencari makanan di luar rumahnya. Kemudian, ia berhenti di salah satu kebun yang penuh dengan pepohonan apel, yang salah satu rantingnya menjulur ke jalan. Karena sangat lapar, ia terdorong untuk memakan apel tersebut, apalagi ia merasa perlu untuk mempertahankan raganya. Ia juga berpikir bahwa tidak ada seorangpun yang melihatnya, disamping ia juga merasa bahwa kebun tersebut tidak akan berkurang dengan sebab satu biji apel saja. Maka, ia beranikan diri untuk memetik satu buah apel dan memakannya hingga rasa laparnya hilang.

Minggu, 26 April 2015

Kenapa Ada Megawati dan Puan di antara Para Pemimpin Asia Afrika Itu?


Dalam rangka merayakan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, Jumat pagi tadi (24/04/15), para pemimpin dunia dari negara-negara peserta melakukan perjalanan bersejarah, napak tilas (histrorical walk) dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka. Mengulangi apa yang dilakukan para pemimpin pendahulu mereka 60 tahun yang lalu, saat pertama kali KAA diselenggaraan di Gedung Merdeka, Bandung itu.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Presiden Jokowi sebagai tuan rumah memimpin konvoi para pemimpin Asia Afrika dengan berjalan paling depan didampingi Ibu Negara Iriana, di sebelah kiri mereka ada pasangan suami-istri PM Malaysia Najib Razak, lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri.

Selasa, 21 April 2015

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah


Ada yang menarik pada Jurnal Islamia (INSISTS -Republika) edisi 9 April 2009 lalu. Dari empat halaman jurnal berbentuk koran yang membahas tema utama tentang Kesetaraan Gender, ada tulisan sejarawan Persis Tiar Anwar Bahtiar tentang Kartini. Judulnya: “Mengapa Harus Kartini?”


Sejarawan yang menamatkan magister bidang sejarah di Universitas Indonesia ini mempertanyakan: Mengapa Harus Kartini? Mengapa setiap 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?

Karena Melawan Syiah dan Yahudi, Presiden Mursi Dibenci

Karena Melawan Syiah dan Yahudi, Presiden Mursi Dibenci


Semua teriak membenci Yahudi, Syiah, Zionis, Salibis. Mulut berkata benci. Tindakan justru merestui. Anehnya malah menganiaya satu-satunya pemimpin yang tampil gagah berani. Siapa lagi, jika bukan Presiden Mursi.

Adakah pemimpin Arab yang berani mengatakan di Sidang Umum PBB, di pusat dunia dan Amerika. "Segala puji milik Allah. Shalawat dan salam atas Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Nabi yang kami cintai. Kami ikuti. Kami pun menghormati siapapun yang menghormati baginda Rasul dan akan melukai siapapun yang melukai baginda."

Jumat, 17 April 2015

Wartawan Online Itu Harus Serba Bisa

Perkembangan teknologi saat ini sangat cepat, semenjak ditemukannya internet pada tahun 1969, Internet dapat berkembang pesat dan seolah menyingkirkan media massa lain disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kemudahan seseorang untuk mengakses internet, hampir setiap orang dapat mengakses internet dimanapun dan kapanpun, yang dibutuhkan hanyalah jaringan internet dan perangkat yang bisa mengakses internet (PC, laptop, Handphone, dsb). perkembangan teknologi semakin baik. Dalam bidang jurnalisme pun para pebisnis di bidang media massa pun mengikuti perkembangan teknologi ini.

Kamis, 16 April 2015

Mengenang Detik-detik Kudeta Militer Presiden Mursi

Hari-hari di bulan April 2013, adalah hari-hari perang urat syaraf. Media-media Mesir mendadak menjadi juru serang bagi setiap kebijakan Presiden Mursi. Tuduhan Ikhwanisasi, kegagalan ekonomi, hingga masalah akidah, menjadi hiasan TV-TV dan koran-koran Mesir. Semua berbagi tugas, menganggap Mursi sebagai Setan, Fir'aun, Stalin, Lenin, Mousollini Arab.

Rabu, 15 April 2015

Bisnis Dropship Dalam Tinjauan Syariah

Dropshipping Dalam Tinjauan Syari’ah


H. Dudi Kurniawan, Lc., M.Si



I. Pendahuluan


Pengertian "dropshipping" adalah penjualan produk yang memungkinkan dropshipper (reseller) menjual barang ke pelanggan dengan bermodalkan foto dari supplier/toko (tanpa harus menyetok barang) dan menjual ke pelanggan dengan harga yang ditentukan oleh dropshipper. Setelah pelanggan mentransfer uang ke rekening  dropshipper,  dropshipper  membayar kepada supplier sesuai dengan harga beli  dropshipper  (ditambah dengan ongkos kirim ke pelanggan) serta memberikan data-data pelanggan (nama, alamat, no. ponsel) kepada supplier. Barang yang dipesan akan dikirim oleh supplier ke pelanggan/pembeli. Namun, yang menarik, nama pengirim yang tercantum tetaplah nama si dropshipper.

Selasa, 14 April 2015

Jangan Biarkan Anak Anda Pesta Pora dengan Gadgetnya

Perkembangan teknologi komunikasi memang luar biasa cepatnya. Gadget adalah alat komunikasi mungil yang canggih, serta memiliki fitur yang sangat banyak; seperti tablet, smartphone, netbook, dan lain sebagainya. Tentu banyak manfaat jika digunakan secara benar, tepat dan bijak. Namun menjadi masalah jika digunakan secara tidak pada tempatnya. Apalagi jika gadget digunakan oleh anak-anak yang belum bisa membedakan baik dan buruk. Dampak penggunaan gadget bagi anak-anak bisa sangat membahayakan bagi masa depan mereka, bahkan masa depan negara dan peradaban kemanusiaan. Ditemukan fakta bahwa kehadiran gadget telah mengubah perilaku manusia.

Sealand, Anjungan Buatan yang Jadi Negara Terkecil di Dunia



Saat melihat bangunan di tengah laut itu, bisa dipastikan orang akan berpikir ini adalah kilang minyak. Tapi kali ini anggapan itu salah besar, ini bukanlah tempat pengeboran minyak melainkan sebuah negara. Sealand pun akhirnya menjadi negara terkecil di dunia. Tidak percaya? Berikut penjelasan yang dirangkum dari situs resmi negara tersebut sealandgov.org.

Senin, 13 April 2015

Tamat Sekolah? Kuliah Ikatan Dinas Aja


Lulus SMA/SMK tahun ini, kuliah aja di Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh.

Bagi orang tua yg ingin menyekolahkan putra/i nya yang lulus SMA/K tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh yaitu:

Asma Nadia, Ada Apa dengan Kamu?

Beberapa hari ini, jagad dunia tulis-menulis dikagetkan dengan kicauan penulis berbakat Asma Nadia. Melalui akun twitternya, @AsmaNadia, ia membuat kontroversi dengan membuat pernyataan terbuka rasa cintanya kepada Haidar Bagir pemilik Mizan Grup, sebuah percetakan yang disinyalir berafiliasi dengan Syiah. Asma Nadia, Ada Apa dengan Kamu?

1. Benarkah film #AdaSurgadiRumahmu mempromosikan syiah? Kalau saya bahas ada yang tertarik mantengin kah? Cc @Haidar_Bagir @mizanprods

2. Sebelum backpacking bareng Jilbab Traveler ke Nepal, saya sempat nonton premiernya di Epicentrum #AdaSurgadiRumahmu #syiah?

3. Film yg diproduksi @mizanprods Ini disutradarai Aditya Gumay dgn sentral bakti pada orang tua khususnya Ibu #AdaSurgadiRumahmu

4. Sblmnya Aditya Gumay menggarap #EmakInginNaikHaji #rumahtanpajendela. Humanis dan menyentuh. Dialognya sehari2. Pun #AdaSurgadiRumahmu

5. Bagi saya pesan dalam cerita baik buku/film menjadi bagian penting, bukan hanya kebagusan secara teknis. #AdaSurgadiRumahmu

6. Cerita yang baik berhasil mengendapkan sesuatu di kepala dan hati penikmatnya. Juga semoga agenda kebaikan #AdaSurgadiRumahmu

7. Karenanya saya kaget ketika seorg teman bertanya: benarkah spt kata teman2nya film tsb adl film syiah? #AdaSurgadiRumahmu

8. Ternyata gosip ini merebak di kalangan ikhwah/islam katanya. #adasurgadirumahmu adl film syiah. Saya tanya balik buktinya apa ya?

9. Saya berharap kita tdk mudah termakan rumor, tanpa bukti. Apalagi membantu menebarkan dan jadi fitnah. #AdaSurgadiRumahmu

10. Film adl proyek dgn dana besar. Jgn smp tanpa tabayun (mencari kejelasan) kita menghakimi #adasurgadirumahmu

11. Tragis jika sebuah proyek kebaikan bermodal besar hancur karena umat termakan fitnah. #AdaSurgadiRumahmu

12. Sebuah kebaikan tetap kebaikan, terlepas siapa yang menyampaikannya. #adasurgadirumahmu

13. Jadi kalau ada yg menanyakan kabar ini, tanya balik di manakah jejak syiah di film #AdaSurgadiRumahmu? Saya tdk menemukannya

14. Penyandang dana terbesar di film #adasurgadirumahmu setahu saya adl PGN. Jejaknya jelas di filmnya:) #AdaSurgadiRumahmu

15. Jejak lain yg saya temukan adl semangat menyempurnakan cinta kepada org tua selagi mereka masih ada #adasurgadirumahmu

16. Kita sering memilih mencari surga yang jauh dan lupa pada jejak surga yang dekat: ayah dan bunda. #AdaSurgadiRumahmu

17. Ini film yang seharusnya dimanfaatkan para orang tua untuk mengupadate semangat kasih dan syg ananda pada ayah bunda #AdaSurgadiRumahmu

19. Sedang Mas @Haidar_Bagir adl guru bagi banyak orang, saya salah satunya. Luas jejak kasih dan kebaikan beliau hanya Allah yang tahu.

20. Dalam perjalanan Pokhara ke Kathmandu saya menangis menulis ini. Sebab ktk premier #AdaSurgadiRumahmu saya blg ke ayah @isaalamsyah jk..

21. Saya blg ayah @isaalamsyah jk bertemu Mas @Haidar_Bagir saya izin ayah, mau bilang I love you. Saya mencintai Mas Haidar karena Allah

22. Semoga Mas @Haidar_Bagir senantiasa diberikan kesehatan dan berkah usia hingga tetap bisa menjadi guru kasih bagi banyak org. Aamiin

23. Mari menjadi muslim/ah yang rajin tabayun & menjadi penggerak serta pendukung proyek2 kebaikan. Saling bantu bukan saling menghancurkan

Minggu, 12 April 2015

Secangkir Kopi Asin Yang Nikmat

image
Ada satu kisah inspiratif yang mampu membuat kita dapat memahami ungkapan unik tersebut. Begini ceritanya...

Alkisah seorang pria tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik di acara seminar keagamaan di sebuah gedung Islamic Center. Acara itu memang sengaja diselenggarakan di bulan Ramadan untuk menyebarkan ilmu dan memperkuat sisi spiritual masyarakat. Waktunya kira-kira jam 16.00 WIB setelah sholat Ashar sampai pukul 17.15 WIB. hampir mendekati waktu buka puasa.  Mereka saling pandang sebentar, pandangan yang tak sampai ternodai dosa, karena dilakukan tanpa sengaja.Subhanalloh! Si gadis tampak begitu luarbiasa cantiknya, serasi dengan jilbab dan baju gamisnya yang indah. Si pria sendiri tampak biasa saja dan tidak begitu diperhatikan orang yang hadir. Setelah terpaku sebentar, akhirnya si pria menyingkirkan pandangannya dari gadis itu, karena takut melakukan dosa jika ia berlama-lama memandangnya. Ia segera mencari tempat duduk yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Pada saat acara perkumpulan selesai, Si pria pergi ke sebuah  rumah makan dekat masjid untuk sekedar menghilangkan lelah setelah menghadiri perkumpulan itu sekaligus untuk berbuka puasa. Namun terlambat, ternyata semua kursi di tempat itu hampir penuh, disesaki oleh banyak orang yang sedang asyik menunggu waktu berbuka puasa. Setelah melihat-lihat ke sana kemari, ia pun menemukan satu kursi kosong di belakang meja. Sebenarnya di samping kursi itu juga ada seorang wanita. Ia merasa tak nyaman jika duduk di samping wanita. Akan tetapi ketidak nyamanannya tidak ia pedulikan. Daripada nanti buka puasanya sambil berdiri, lebih baik ia duduk disitu, meskipun ada seorang wanita di sampingnya. Ini keadaan darurat. Si pria cepat-cepat menuju ke kursi tersebut.''Maaf mbak! Saya minta izin duduk di kursi ini karena kursi-kursi yang lain sudah penuh.'' Ucapnya sopan. ''Ooww iya, silahkan mas!''. Jawab wanita itu sambil menengok sedikit ke pria itu.Tak dinyana, ternyata wanita itu adalah gadis yang ia temui dengan tidak sengaja tadi sebelum acara. Apakah ini anugerah atau musibah? Wallahu A'lam.

Dengan sedikit grogi si pria pun menduduki kursi kosong itu. Tak ada kata-kata ataupun suara selain suara dad dig dug jantungnya yang berdetak keras karena grogi. Untuk mencairkan suasana sunyi di tengah keramaian orang, si pria memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar ngobrol ringan. ''Maaf mbak, anda sudah memesan makanan belum?'' Tanya si pria. ''Lha ini apa?saya sudah pesan kok.'' Jawab si gadis sambil menunjukkan makanan dan minuman yang ada di atas meja. ''Oo...iya, afwan tadi nggak liat, hehe''. Timpal si pria dengan perasaan sedikit malu sebab tidak melihat makanan tadi. Mungkin karena grogi ea....

Lalu tiba-tiba si pria meminta sesuatu kepada pelayan yang sedang lewat, ''Mas! Saya pesan kopi asin,'' Pinta si pria. ''Apa mas, kopi asin? Pakai garam ya?'' tanya si pelayan. ''i-i-iya'' jawabnya agak terbata-bata.

Semua orang yang mendengarpun memandang ke arah pria itu karena menganggap aneh permintaannyasehingga wajah si pria berubah merah sebab malu, tapi tetap saja ia tidak membatalkan pesanannya yang aneh itu. Dan setelah adzan maghrib dikumandangkan, ia pun meminumnya.

Si gadis dg penasaran bertanya, ''knapa kamu bisa punya kebiasaan seperti ini?'' si pria menjawab, ''ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu dengan kampung halaman saya, saya kangen dengan orangtua saya yang masih tinggal di sana,''

Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana, masa kecilnya dan keluarganya.

Suasana kaku langsung berubah menjadi perbincangan yang hangat, juga akhirnya menjadi awal yang indah dalam cerita mereka berdua.

Kemudian hubungan pun berlanjut, si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia lelaki yang soleh,sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat peduli.

(kopi asin yang ada gunanya.....)

lalu seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah. Sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.

Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, ''istriku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka, hanya sebuah kebohongan yang aku katakan kepadamu....tentang kopi asin. Ingat saat kita bertemu di rumah makan? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta kopi manis tapi malah berkata asin. Sulit sekali bagi saya untuk mengubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus.saya tak pernah berfikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita. Saya mencoba berkata sejujurnya selama ini, tetapi saya terlalu takut melakukannya karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apapun.

Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi, jadi saya katakan padamu yang sejujurnya. Saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu denganmu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi”

Airmata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Di kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam?

Si gadis pasti menjawab, ''rasanya manis.''

☕☕☕☕☕☕☕☕☕

Begitulah haqikat pengorbanan berawal dari keterasinan hingga kelak berbuah manis di syurga firdaus, in sya ALLAH.

Tahukah kalian? Ketika Rasulullah SAW diusir dari Makkah, beliau memutuskan untuk menetap di Madinah dan kemudian berhasil membangunnya menjadi sebuah negara yang sangat akrab di telinga dan mata sejarah.

Siapa yang tak kenal Imam Ahmad bin Hanbal? Beliau ternyata pernah dipenjara dan dihukum dera, tetapi karenanya pula ia kemudian menjadi imam salah satu madzhab.

Lihat juga Ibnu Taimiyyah yang pernah dipenjara, tapi justru di penjara itulah ia banyak melahirkan karya.

As Sarkasyi pernah dikurung di dasar sumur selama bertahun-tahun, tetapi di tempat itulah ia berhasil mengarang kitab sebanyak dua puluh jilid.

Ketika Ibnu Katsir dipecat dari jabatannya, Ia berhasil menyelesaikan karya besarnya yang berjudul Jami'ul Ushul dan An Nihayah, salah satu kitab paling terkenal dalam hadits.

Demikian halnya dengan Ibnul Jauzy, Ia pernah diasingkan dari Baghdad, dan karena itulah ia menguasai Qiro'ah Sab'ah.

Begitulah, ketika kita tertimpa musibah, keburukan atau perlakuan negatif dari orang-orang yang ada di sekitar kita, kita harus melihat sisi yang paling terang darinya. Ketika seseorang memberi kita segelas air lemon, kita perlu menambah sesendok gula ke dalamnya.

Kendalikan diri anda dalam berbagai kesulitan yang anda hadapi. Dengan begitu anda akan sadar bahwa terkadang garam lebih manis rasanya dari pada gula.

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia Amat baik bagimu... (QS. Al-Baqarah:216)

☕☕☕☕☕☕☕☕☕

Kamis, 09 April 2015

Bisnis MLM Itu Oke, Tapi Jangan Money Game Sobat

Kembali gue tekankan bahwa bisnin MLM sebenarnya adalah bisnis yang potensial, tapi sayang banyak orang yang menjalankan Money Game dengan berkedok MLM. Padahal, MLM memiliki misi yang berbeda, meskipun secara struktur memang mirip dengan Skema Piramida.

Pada prakteknya, MLM fokus pada penjualan produk. Sehingga penghasilan yang didapatkan membernya adalah murni dari hasil penjualan produk, bukan dari perekrutan downline baru. Logika simpelnya begini:

Lo daftar untuk jadi member MLM, terus elo dapet beberapa produk, nah.. Lo jual deh produk-produk elo itu kepada konsumen. Dari hasil penjualan itu, elo dapet pembagian poin deh! Poin-poin itu yang nantinya dikonversi jadi duit bonus elo.

MLM itu Fokus Utamanya Menjual Produk


Kembali gue tekankan bahwa bisnin MLM sebenarnya adalah bisnis yang potensial, tapi sayang banyak orang yang menjalankan Money Game dengan berkedok MLM. Padahal, MLM memiliki misi yang berbeda, meskipun secara struktur memang mirip dengan Skema Piramida.

Pada prakteknya, MLM fokus pada penjualan produk. Sehingga penghasilan yang didapatkan membernya adalah murni dari hasil penjualan produk, bukan dari perekrutan downline baru. Logika simpelnya begini:

Lo daftar untuk jadi member MLM, terus elo dapet beberapa produk, nah.. Lo jual deh produk-produk elo itu kepada konsumen. Dari hasil penjualan itu, elo dapet pembagian poin deh! Poin-poin itu yang nantinya dikonversi jadi duit bonus elo.

skema-mlm-jujur

Yang bikin mirip sama skema piramida adalah MLM memperbolehkan elo untuk merekrut member lain untuk bekerjasama bareng elo. Nah, dengan member-member elo itu, elo bisa menciptakan sebuah grup yang misinya menjual produk dengan jumlah lebih besar. Tapi di MLM, jumlah member (downline) dibatasi. Sehingga nggak sama dengan bisnis money game yang bercabang terus dan terus di mana member yang paling bawah adalah member yang paling teraniaya. Di MLM, semua member harus bekerjasama menjual produknya sehingga bisa tercapai target penjualan yang berujung pada bonus yang akan didapat.

Kenapa bikin grup lebih direkomendasikan di MLM? Karena perusahaan bakal ngasih bonus jika hasil penjualan produknya mencapai target yang sudah ditentukan. Dan untuk mencapai target itu, tampaknya agak susah bila dilakukan sendiri. Tapi kembali diingat, lo nggak dapet penghasilan dari merekrut member, melainkan dari hasil pembagian keuntungan produk yang lo jual bareng member-member lo. Have you got the idea?

Money Game itu Menjual Mimpi


Nah, si kampret Money Game ini yang merugikan orang-orang awam. Karena mereka biasanya memberikan iming-iming hal-hal besar, mewah dan cepat didapat. Pastinya lo nggak asing dengan kalimat, "Mau punya kapal pesiar? Mau punya rumah seharga milyaran? Mau punya istri 20?"

Yak.. Mimpi-mimpi besar yang seakan-akan mudah tercapai itulah yang jadi amunisi para pelaku money game untuk menjebak para calon member (down-line)nya. Bagi mereka yang mudah terpengaruh, pastinya akan segera tergiur dan menjadi member.

Tapi apakah prakteknya semudah itu? TIDAK!

Seperti gue bilang, Money Game tidak benar-benar menjual produk. Mereka lebih fokus menjual mimpi, di mana produknya itu hanya jadi formalitas belaka. karena member hanya akan mendapatkan keuntungan jika dia mampu merekrut member baru (harus membayar biaya registrasi yang tidak sedikit), bukan menjual produk doang.

Yang gue sayangkan, banyak pelaku money game yang menjual mimpi dan terkesan mencuci otak para calon member mereka.

Sehingga orang yang terpengaruh malah jadi kayak orang yang terlalu optimis hingga mendekati sakit jiwa. Coba lihat


contoh-contoh berikut:


MLM koran

Photoshop aja dulu, punyanya mah belakangan.


tajir

mimpi

 

Ini mobil, apa Hajar Aswad? Banyak banget yang pengin nyentuh!


Mobil rame2

 

Tiap liat mobil, langsung pada rame-rame poto di sana. Seakan-akan mobil itu menjadi tempat berwisata.


Mobil

Kasian kan, mereka punya semangat yang berkobar-kobar, tapi terjebak di bisnis yang sebenarnya tidak semudah yang mereka bayangkan.

Ini bibit penipuan namanya!


MLM-strategi


Kenapa tidak mudah? Karena jangankan untuk beli mobil mewah, untuk mengembalikan modal saja perlu perjuangan yang keras dan panjang. Apakah ada jaminan bahwa semua member akan sukses ataupun balik modal? TIDAK! Dengan skema piramida ini, bahkan bila orang di seluruh dunia jadi member perusahaan Money Game ini pun, nggak bakal cukup buat balikin modal seluruh membernya. Silakan cek skema berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.

MLM bodong

Nah loh.. Paham kan? Misal pun orang di seluruh dunia sudah bergabung di bisnis Money Game, untuk mengembalikan modal seluruh member, kita masih kekurangan berpuluh-puluh milyar member lagi. Padahal jumlah penduduk bumi tidak sampai 10 milyar. Yang mau nombokin siapa? Penduduk akhirat?


Legalitas


UU Perdaganganan

Mengenai legalitas dari bisnis ini, untungnya pemerintah sudah mencetuskan sebuah undang-undang yang mengatur mengenai bisnis Money Game. Yak! Money Game, atau bisnis yang menggunakan skema piramida ataupun bisnis yang tidak fokus pada menjual produk melainkan fokus pada perekrutan member untuk mendapatkan hasil adalah bisnis ilegal.

Sanksinya juga nggak main-main loh.. 10 tahun penjara, dan/atau denda paling banyak Rp. 10 milyar. Hayoloh~

8 poin perushaan penjual langsung

So.. Dengan menuliskan postingan ini, gue harap adek-adek yang masih lugu dan mau mencoba bisnis sendiri, bisa lebih jeli jika mendapatkan tawaran bisnis dari teman maupun saudara. Atau kalo perlu, silakan tunjukan tulisan ini kepada mereka yang sudah terlanjur terjebak agar mereka sadar bahwa yang mereka lakukan bukanlah cara yang benar untuk berbisnis.

Pokoknya, jangan mudah tergiur dengan mimpi-mimpi besar yang katanya bisa dengan mudah lo capai. Karena semua hasil itu akan setimpal sama usahanya. Nggak ada usaha yang mudah dengan hasil yang mewah. Kerja keraslah yang menghasilkan sesuatu yang "wah!".

 

Artikel itu copas dari tulisan keren di situs shitlicious.com

Inilah Mengapa Syiah Itu Kafir

ALASAN ULAMA MENYATAKAN SYI'AH KAFIR DAN MENGENAL CIRI-CIRI PENGIKUT AJARAN SYI'AH


Alasan Ulama Ahlussunnah mengkafirkan orang2 Syi'ah adalah karena melihat 17 doktrin yg menjadi kepercayaan Kaum Syi'ah Rafidhah. Ketujuh belas doktrin ini terdapat dalam kitab suci Syi’ah:

1. Dunia dengan seluruh isinya adalah milik para imam Syi’ah. Mereka akan memberikan dunia ini kepada siapa yang dikehendaki dan mencabutnya dari siapa yang dikehendaki (Ushulul Kaafi, hal.259, Al-Kulaini, cet. India).
Jelas Doktrin semacam ini bertentangan dengan firman Allah SWT QS: Al-A’raf 7: 128, “Sesungguhnya bumi adalah milik Allah, Dia dikaruniakan kepada siapa yang Dia kehendaki”. Kepercayaan Syi’ah diatas menunjukkan penyetaraan kekuasaan para imam Syi’ah dengan Allah dan doktrin ini merupakan aqidah syirik.

2. Ali bin Abi Thalib yang diklaim sebagai imam Syi’ah yang pertama dinyatakan sebagai dzat yang pertama dan terakhir, yang dhahir dan yang bathin sebagaimana termaktub dalam surat Al-Hadid, 57: 3 (Rijalul Kashi hal. 138).
Doktrin semacam ini jelas merupakan kekafiran Syi’ah yang berdusta atas nama Khalifah Ali bin Abi Thalib. Dengan doktrin semacam ini Syi’ah menempatkan Ali sebagai Tuhan. Dan hal ini sudah pasti merupakan tipu daya Syi’ah terhadap kaum muslimin dan kesucian aqidahnya.

3. Para imam Syi’ah merupakan wajah Allah, mata Allah dan tangan-tangan Allah yang membawa rahmat bagi para hamba Allah (Ushulul Kaafi, hal. 83).

4. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib oleh Syi’ah dikatakan menjadi wakil Allah dalam menentukan surga dan neraka, memperoleh sesuatu yang tidak diperoleh oleh manusia sebelumnya, mengetahui yang baik dan yang buruk, mengetahui segala sesuatu secara rinci yang pernah terjadi dahulu maupun yang ghaib (Ushulul Kaafi, hal. 84).

5. Keinginan para imam Syi’ah adalah keinginan Allah juga (Ushulul Kaafi, hal. 278).

6. Para imam Syi’ah mengetahui kapan datang ajalnya dan mereka sendiri yang menentukan saat kematiannya karena bila imam tidak mengetahui hal-hal semacam itu maka ia tidak berhak menjadi imam (Ushulul Kaafi, hal. 158).

7. Para imam Syi’ah mengetahui apapun yang tersembunyi dan dapat mengetahui dan menjawab apa saja bila kita bertanya kepada mereka karena mereka mengetahui hal ghaib sebagaimana yang Allah ketahui (Ushulul Kaafi, hal. 193).

8. Allah itu bersifat bada’ yaitu baru mengetahui sesuatu bila sudah terjadi. Akan tetapi para imam Syi’ah telah mengetahui lebih dahulu hal yang belum terjadi (Ushulul Kaafi, hal. 40).
Menurut Al-Kulaini (ulama besar ahli hadits Syi’ah), Bahwa Allah tidak mengetahui bahwa Husein bin Ali akan mati terbunuh. Menurut mereka Tuhan pada mulanya tidak tahu karena itu Tuhan membuat ketetapan baru sesuai dengan kondisi yang ada. Akan tetapi imam Syi’ah telah mengetahui apa yang akan terjadi. Oleh sebab itu menurut doktrin Syi’ah Allah bersifat bada’ (Ushulul Kaafi, hal. 232).

9. Para imam Syi’ah merupakan gudang ilmu Allah dan juga penerjemah ilmu Allah. Para imam Syi’ah bersifat Ma’sum (Bersih dari kesalahan dan tidak pernah lupa apalagi berbuat Dosa). Allah menyuruh manusia untuk mentaati imam Syi’ah, tidak boleh mengingkarinya dan mereka menjadi hujjah (Argumentasi Kebenaran) Allah atas langit dan bumi (Ushulul Kaafi, hal. 165).

10. Para imam Syi’ah sama dengan Rasulullah Saw (Ibid).

11. Yang dimaksud para imam Syi’ah adalah Ali bin Abi Thalib, Husein bin Ali, Ali bin Husein, Hassan bin Ali dan Muhammad bin Ali (Ushulul Kaafi, hal. 109).

12. Al-Qur’an yang ada sekarang telah berubah, dikurangi dan ditambah (Ushulul Kaafi, hal. 670). Salah satu contoh ayat Al-Qur’an yang dikurangi dari aslinya yaitu ayat Al-Qur’an An-Nisa’: 47, menurut versi Syi’ah berbunyi: “Ya ayyuhalladziina uutul kitaaba aaminuu bimaa nazzalnaa fie ‘Aliyyin nuuran mubiinan”. (Fashlul Khitab, hal. 180).

13. Menurut Syi’ah, Al-Qur’an yang dibawa Jibril kepada Nabi Muhammad ada 17 ribu ayat, namun yang tersisa sekarang hanya 6660 ayat (Ushulul Kaafi, hal. 671).

14. Menyatakan bahwa Abu Bakar, Umar, Utsman bin Affan, Muawiyah, Aisyah, Hafshah, Hindun, dan Ummul Hakam adalah makhluk yang paling jelek di muka bumi, mereka ini adalah musuh-musuh Allah. Siapa yang tidak memusuhi mereka, maka tidaklah sempurna imannya kepada Allah, Rasul-Nya dan imam-imam Syi’ah (Haqqul Yaqin, hal. 519 oleh Muhammad Baqir Al-Majlisi).

15. Menghalalkan nikah Mut’ah, bahkan menurut doktrin Syi’ah orang yang melakukan kawin mut’ah 4 kali derajatnya lebih tinggi dari Nabi Muhammad Saw. (Tafsir Minhajush Shadiqin, hal. 356, oleh Mullah Fathullah Kassani).

16. Menghalalkan saling tukar-menukar budak perempuan untuk disetubuhi kepada sesama temannya. Kata mereka, imam Ja’far berkata kepada temannya: “Wahai Muhammad, kumpulilah budakku ini sesuka hatimu. Jika engkau sudah tidak suka kembalikan lagi kepadaku.” (Al-Istibshar III, hal. 136, oleh Abu Ja’far Muhammad Hasan At-Thusi).

17. Rasulullah dan para sahabat akan dibangkitkan sebelum hari kiamat. Imam Mahdi sebelum hari kiamat akan datang dan dia membongkar kuburan Abu Bakar dan Umar yang ada didekat kuburan Rasulullah. Setelah dihidupkan maka kedua orang ini akan disalib (Haqqul Yaqin, hal. 360, oleh Mullah Muhammad Baqir al-Majlisi).

Rabu, 08 April 2015

Kallanomic: Ketika Rakyat Dilepas di Pasar yang Super Ganas

Pernah mendengar Wijoyonomic?  Di era awal Orde Baru, sebuah aliran, kalau bisa disebut demikian, bernama Wijoyonomic cukup dominan. Ekonomi Indonesia yang lebih menitikberatkan pada keunggulan komparatif.



Kemudian muncul Habibienomic di akhir kejayaan Orde Baru.  Sebuah aliran ekonomi yang bertitikberat pada keunggulan kompetitif.  Kita diajak berdiri di atas teknologi tinggi.

Lalu, sekarang ini yang menurut saya lebih memprihatinkan adalah Kallanomic.  Tim ekonomi negeri ini yang dikomandoi orang-orangnya Jusuf Kalla telah memiliki ciri ekonomi tersendiri.  Ekonomi yang menyedihkan.

Negara selama ini dituding selalu abai.  Negara tak hadir saat rakyat membutuhkannya.  Dan sepupuh tahun era SBY sepertinya dipenuhi ciri negara yang abai ini.

Harapan rakyat pada Jokowi-Kalla adalah hadirnya negara.  Rakyat tidak dibiarkan sendiri.  Karena negara dibikin untuk melindungi warga negaranya.

Tapi Kalla justru telah meluluhlantakkan harapan rakyat.  Kallanomic telah membuat negara lepas tangan.  Semua harga dibuat bebas ditentukan oleh pasar.  Lihat saja BBM.  Negara tak mau berbuat apa-apa.  Dengan alasan yang aneh-aneh, BBM menjadi urusan pasar.  Rakyat tercekik.  Negara kembali abai.  Bahkan lebih abai dari era SBY.

Banyak lagi yang Kalla lepaskan beban pada rakyat.  Rakyat dibiarkan berjuang di tengah keganasan pasar.  Dan Kallanomic membenarkan penindasan ini terus berlangsung.

Saya kecewa berat!


[BREAKING NEWS] Prabowo Ditangkap

ditangkapTernyata Prabowo ditangkap kejaksaan sejak Kamis (03/04) lalu. Entah kenapa, peristiwa menggegerkan ini terkesan ditutup-tutupi media. Setelah diperiksa selama 3 jam, Prabowo ditahan Kejaksaaan.

Setelah melakukan penahanan terhadap Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDIP Luhur Pambudi Mulyono awal pekan kemarin, giliran Ketua Fraksi PDIP DPRD yang juga Bendahara PDIP Prabowo ditahan, Kamis (3/4). Penahanan itu dilakukan setelah sebelumnya Prabowo menjalani pemeriksaan selama tiga jam untuk kasus dugaan korupsi bantuan partai politik (Banpol) PDIP tahun 2010-2014.

“Tersangka tadi datang jam 10.00 WIB bersama penasehat hukumnya. Penyidik melakukan pemeriksaan dan akhirnya diputuskan untuk ditahan,” ujar Kepala Kejari Jasri Umar saat dimintai konfirmasi melalui Kasi Pidsus Ahmad Taufik Hidayat usai pemeriksaan Prabowo.

Lebih lanjut diungkapkan Taufik, pihaknya memutuskan untuk menahan anggota DPRD dari Dapil IV (Kutoarjo, Grabag, Butuh) tersebut untuk memudahkan proses penyidikan. “Alasannya normatif agar proses penyidikan lebih mudah,” katanya.

Selain itu, sambungnya, penahanan juga dilakukan agar tersangka tidak mengulangi perbuatannya dan juga tidak menghilangkan barang bukti. “Tersangka ditahan untuk 20 hari kedepan dan kami titipkan di rumah tahanan (Rutan) Purworejo,” katanya.

Sementara itu, penasehat hukum Prabowo, Tjahjono mengungkapkan, kliennya tersebut sebenarnya masih sakit. “Saat diperiksa gula darahnya masih 427. Tapi karena ingin segera menyelesaikan persoalannya, klien saya tetap mau diperiksa,” katanya.

Diungkapkan Tjahjono, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk mengambil langkah-langkah hukum. “Kami kumpulkan dulu bukti-bukti untuk langkah hukum selanjutnya. Entah itu penangguhan penahanan atau mengajukan praperadilan,” katanya.

Penyidik Kejari Purworejo menetapkan Luhur Pambudi Mulyono dan Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Banpol PDIP yang totalnya sebesar Rp 850 juta. Keduanya dipersangkakan karena penggunaan dana tersebut diduga tidak sesuai aturan.

Senin, 06 April 2015

PKS Adalah Kumpulan Bajingan & Penjahat Terbesar Negeri Ini

image

PKS Adalah Kumpulan Bajingan & Penjahat Terbesar Negeri Ini


Oleh Afwan Riyadi (@Af1_ )


Orang pintar katanya; melek media katanya; justru mau dibodoh-bodohi media.


Jokowi bajak sawah dipuja-puja padahal harga beras tetap saja naik. Hidayat Nur Wahid mebantu korban kebakaran dinyinyiri, padahal jelas memberi solusi.


Jokowi datang dari partai terkorup, PDI Perjuangan. Di masanya semua harga naik. PKS bukan partai terkorup. Tidak membuat daging sapi dan beras mahal.


Bukan PKS yang melemahkan KPK sampai hampir habis. Tapi siapa yang dituduh pro-koruptor?


Propaganda jahat. Tapi, apapun yang terjadi kami tetap melayani.


Bukan pula PKS yang duduk-duduk asik bareng buronan kasus BLBI.


Bukan PKS yang melego BUMN ke asing.


Bukan PKS yang menjual gas murah ke luar negeri.


Bukan PKS yang membunuh Munir dan Theys Eluay.


Bukan PKS yang merampok Bank Century.


Bukan PKS yang menenggelamkan Sidoarjo.


Bukan PKS yang memenjarakan aktifis.


Bukan PKS yang mencaci “Cina Anjing”.


Bukan PKS yang menyerbu rumah-rumah ibadah.


Tapi PKS tetaplah sasaran kebencian yang mengasyikkan.


Tapi PKS bagaikan partai terlarang yang memiliki dosa tak terampunkan.


Bagi mereka PKS bagaikan kumpulan ba****an yang siap merampok harta, jiwa, dan kehormatan.


PKS adalah sasaran hinaan. Tak perlu meminta maaf jika hinaannya salah sasaran. “Besok kita hina soal yang lain,” ujarnya.


PKS adalah sasaran hinaan. Maka dia boleh dihina. Dan tak boleh menghina. Menghina bagi PKS adalah kesalahan terbesar se-jagat raya. Menghina PKS adalah pahala jalan masuk surga. PKS balas menghina adalah dosa besar 7 turunan.


Berapa sih kerugian negara akibat ulah PKS se-Indonesia? Serius nanya.


Sementara Mentri Pertanian dari PKS sudah membawa swa-sembada beras bertahun-tahun secara berturut-turut.


Sementara Menkominfo dari PKS sudah membuat internet di negeri ini meningkat kecepatannya secara signifikan. Menkominfo memblokir situs-situs porno, mencoba menjaga moral anak bangsa.


Nurmahmudi yang enak dibully, membawa audir anggaran Depok WTP berkali-kali. Jokowi yang enak dipuja, membawa DKI turun jadi WDP. Aher yang tidak dianggap prestasinya, membawa Jabar surplus pendapatan. Jokowi yang pakai sendal saja dianggap prestasi, bawa DKI minus trilyunan rupiah. Ratusan prestasi Aher dianggap sepi. Jokowi turun dari mobil karena kebelet BAB ramai diangkat media kemana-mana.


Sekarang kalian menyesal pilih Jokowi karena ketipu pencitraan semu. Masih mau getol #saveAhok yang pakai jurus sama?


“Ah, selama PKS masih musuhi, kami selalu dukung Ahok & Jokowi.”


ABS baru adalah ‘Asal Bukan PKS’. Karena PKS adalah penjahat terbesar negeri ini. Mafia. Korup. Ba****an. Tukang Mesum. Tukang Bunuh Orang. Tirani. Tidak becus.


Saya jadi teringat kata-kata Pramudya Ananta Toer, “Bersikaplah adil sejak dalam fikiran.” Tapi tidak bakal kalau untuk PKS.


Semoga semua fitnah-fitnah ini menjadi penggugur dosa-dosa kami, para kader PKS yang selalu ingin memberi yang terbaik bagi negeri ini.


Amiin.

Raja Salman vs Pengkhianat

raja-salmanRaja Salman VS Pengkhianatan


By: Nandang Burhanudin
****


Nampaknya, perang yang berkecamuk di Yaman tidak akan selesai dalam minggu atau bulan. Perang akan berkepanjangan. Tidak lagi antara 9 negara Sunni vs Syiah Houtsi, tapi juga melibatkan negara-negara besar.


Ya. Raja Salman sebagai komandan koalisi berhadapan pada fakta pengkhianatan di lapangan:

1. Pengkhianatan Uni Emirates Arab, yang membocorkan detail serangan 'Ashifatul Hazm kepada anak-anak Abdullah Shalih. Salah satu anaknya kini menjadi Dubes Yaman di Emirates. Bocornya detail serangan ini, membuat serangan 'Ashifatul Hazm tidak efektif.

2. Pengkhianatan Junta kudeta As-Sisi di Mesir. Di era Raja Abdullah, As-Sisi mengatakan, akan menjadi pelindung negara-negara Teluk termasuk Saudi. Baginya Mesir dan Teluk ibarat 2 sisi rel kereta api. Mudah! Namun kini, As-Sisi malah balik arah. Ia tidak akan mengirimkan pasukan Mesir membantu Saudi Arabia dalam perang Yaman.

3. Pengkhianatan Russia dan AS. Russia jelas-jelas membackup Syiah Houtsi dengan senjata-senjata rudal anti pesawat. Plus senjata serbu yang biasanya hanya dimiliki pasukan reguler. Padahal di era Menhan Bandar bin Sulthan, Saudi memborong puluhan pesawat tempur dengan syarat RUssia mendukung kudeta di Mesir. Di sisi lain, AS pun mengkhianati Raja Salman. Puluhan ribu pasukan AS di Saudi Arabia dan Qatar, nampaknya memilih diam dan membiarkan Saudi melawan SYiah Houtsi sendirian. Belum lagi kesepakatan AS-Iran soal senjata nuklir yang baru ditandatangani. Hal yang membuat Raja Salman marah!

4. Pengkhianatan intelejen. Perlu diketahui, intelejen Saudi masih terpengaruh oleh At-Tuwaijiri. Sekian puluh tahun menjadi orang paling dominan, tentu tidak serta merta bisa disingkirkan hanya dalam hitungan bulan.

Sebagai jalan keluar, Raja Salman mau tak mau harus kembali merevisi kebijakan Raja Abdullah yang terang benderang mendukung kudeta di Mesir. Seperti diketahui, Raja Salman pernah mengatakan, "Zhalamna Mursi" (Kita telah menzhalimi Presiden Muri). Raja Salman termasuk yang tidak setuju kudeta di Mesir.

Kini seiring dengan kebutuhan personil darat melawan Syiah Houtsi yang tidak bisa hanya dengan serangan udara, Raja Salman melakukan rekonsiliasi dengan Al-Ishlah Yaman sayap Ikhwanul Muslimin di Yaman. Targetnya, Ikhwan Yaman akan menjadi personil darat vs milisi Syiah Houtsi. Kemudian memperbaiki hubungan dengan Qatar dan Turki. Plus kemungkinan besar, Raja Salman akan mendorong jenderal militer Mesir lainnya untuk menggantikan As-Sisi.

Saya hingga kini masih terus mendoakan, Raja Salman dalam keadaan sehat walafiat. Lalu memohon kepada Allah dalam istikhoroh panjang, agar menunjukkan jalan terbaik. Karena nampaknya AS-Russia sepakat, membiarkan Teluk terutama Saudi Arabia berdarah-darah. Targetnya jelas, menyedot sumber daya ekonomi dan uang yang berlimpah di negara Teluk hingga kering sekering-keringnya.

Musuhi Media, Jokowi Lebih Kejam dari Soeharto

Apakah Jokowi bisa lebih kejam dari Soeharto karena memusuhi media? Kasus pemblokiran media Islam terus menggelinding seperti bola salju. Semakin jauh menggelinding, semakin membesar. Dampaknya pun menjadi tak terkontrol lagi. Protes pun semakin massif. Bahkan di masjid-masjid sudah menjadi topik perbincangan yang panas, “Jokowi anti Islam”. Para jurnalis warga yang selama ini kontra terhadap konten beberapa media Islam bahkan mulai bergabung, menolak pemblokiran.

Bagi mereka pemblokiran media Islam yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi jauh lebih buruk, jika dibandingkan dengan pemerintahan Soeharto sekali pun. Menurut mereka, dalam hal pembredelan media, Jokowi jauh lebih kejam dibandingkan Soeharto.

Mari kita bandingkan dengan kasus pembredelan Majalah Tempo yang fenomenal dan tercatat sebagai sejarah hitam pers Indonesia.

Pada 21 Juni 1994, Tempo dibredel bersama dengan Editor dan Detik oleh Menteri Penerangan Harmoko atas perintah Presiden Soeharto. Alasannya, Tempo menerbitkan laporan investigasi tentang skandal pembelian 36 unit kapal perang eks-Jerman Timur oleh Menteri Riset dan Teknologi B.J. Habibie.

Dalam investigasinya, Tempo melaporkan telah terjadi penggelembungan harga dari USD12,7 menjadi USD 1,1 miliar. Selain itu, sebagian besar kapal perang tersebut langsung menjadi besi-besi tua terapung setibanya di Indonesia, karena rusak, biaya perbaikannya sangat mahal,  atau onderdilnya sudah tidak tersedia lagi.

Dalam keterangan persnya, Harmoko menjelaskan bahwa penbredelan terhadap Tempo, Editor dan Detik dilakukan karena majalah tersebut telah memberitakan hal-hal yang tidak benar, meresahkan dan dapat mengganggu keamanan nasional.

Simak baik-baik alasan resmi pemerintah ORBA ketika membredel Tempo yaitu telah memberitakan hal-hal yang tidak benar, meresahkan dan dapat mengganggu keamanan nasional.

Artinya, pemerintah ORBA pimpinan Presiden Soeharto yang terkenal sangat otoriter, keras dan antidemokrasi, tetapi saat membredel Tempo memberikan keterangan pers lengkap dengan alasan resmi pembredelan. Bahkan sebelum dibredel Tempo pernah 2 kali mendapat surat teguran dan Departemen Penerangan.

Bagaimana dengan pemblokiran media Islam di era Presiden Jokowi?

Tanpa ada angin dan hujan, tanpa ada keterangan apapun tiba-tiba 22 situs media Islam langsung diblokir. Lebih ironis lagi baik BNPT maupun Kemenkominfo saling menyalahkan ketika datang protes bertubi-tubi. Pihak BNPT bahkan berkali-kali menyatakan dihadapan media bahwa lembaganya telah terzalimi dengan adanya pemberitaan massif terkait pemblokiran. Menurut pihak BNPT, seharusnya yang disalahkan terkait pemblokiran situs media Islam adalah Kemenkominfo yang melakukan pemblokiran bukan BNPT. Nah loh…..

Jika di era ORBA yang otoriter, keras dan antidemokrasi saja, sebelum dilakukan pembredelan ada surat teguran lalu ada keterangan pers yang menjelaskan alasan pembredelan. Maka menjadi sangat ironis, ketika di era Reformasi dimana kebebasan berekspresi sebagai salah satu tuntutan reformasi, justru pemblokiran media Islam dilakukan tanpa pemberitahuan apapun.

Dan sejarah membuktikan, ketika Tempo dibredel terjadi protes besar-besaran dikalangan mahasiswa dan wartawan yang memberi simpati pada Tempo. Dan ketika Tempo terbit kembali pasca reformasi, langsung menjadi majalah nomor satu karena mendapat “iklan gratis” akibat pembredelan.

Maka tidak heran ketika umat Islam mulai bertanya dan mencari informasi tentang situs-situs media Islam yang dibredel tersebut. Terbukti di masjid-masjid, topic pemblokiran media Islam menjadi topikhangat dalam perbincangan.

Jadi dengan membandingkan pembredelan Tempo dan pemblokiran media Islam, siapa yang lebih kejam, Soeharto atau Jokowi?

Catatan: Saya pun tidak suka terhadap situs Voa-Islam dan Arrahmah, tetapi ketidaksukaan saya tidak akan mematikan rasionalitas saya untuk terus memperjuangan kebebasan berekspresi.

Hanya satu kata, lawan!!!

Minggu, 29 Maret 2015

Seni Memberi

image

Seorang pengemis setengah baya mengiba di balik jendela mobil seorang sahabat, pengusaha muda, Gadis namanya. Ia hanya mengangkat tangan tanda tak bersedia memberikan uang diimbuhi kalimat singkat, "Maaf!"
"Seribu, 2.000 saja, Non, buat makan!" si pengemis tetap mengiba. “Maaf,” katanya lagi. Lampu hijau menyala, Gadis melaju meninggalkan lampu merah tanpa memberi sepeser pun pada si pengemis.
Di sebuah pertigaan, seorang nenek tua tampak sabar memungut satu per satu botol dan gelas bekas minuman mineral di pinggir jalan. Gadis meminggirkan mobilnya, turun dan mengobrol sebentar dengan sang nenek. Sejurus kemudian, mengulurkan uang 50 ribuan dari dompet tanpa diminta.
Segenap doa keluar dari mulut sang nenek agar rezeki mengalir buat sang pemberi sedekah. Sahabat saya hanya tersenyum dan berlalu.
Sejam kemudian, ia bertemu seorang kakek penjual pisang. Lagi-lagi, Gadis memberhentikan kendaraannya."Berapa, Pak?" "20 ribu setandan.” Gadis mengeluarkan uang 100 ribuan dan mengambil pisang setandan, kemudian berlalu tanpa mengambil uang kembalian.
Kejadian berturut-turut tadi sebenarnya bukan hal luar biasa. Siapa pun yang dekat dengan si Gadis terbiasa melihatnya menghentikan kendaraan mendadak mengikuti dorongan hati. Tetapi, pilihannya hari ini mengusik keingintahuan saya yang sejak tadi hanya duduk di sisinya dan memperhatikan.
"Kalau boleh tahu, mengapa kamu tidak bersedekah kepada si pengemis walau hanya 2.000, tapi memberi pemulung dan penjual pisang uang cukup besar?" Gadis terdiam sebentar sebelum menjawab.
"Kamu tahu, sebagian orang mungkin berpikir, jika memiliki uang Rp 50 ribu dan diberikan ke masing-masing pengemis Rp 2.000 maka akan membahagiakan 25 orang. Sedangkan, jika memberi Rp 50 ribu pada satu pemulung atau penjual tua berarti hanya membahagiakan satu orang saja."
Saya tak menyela, sebaliknya, meminta teman baik semasa sekolah itu kesempatan melanjutkan. "Tapi, saya memilih memberi satu pemulung atau penjual tua uang dalam jumlah lebih daripada uang kecil kepada banyak pengemis. Sebab, pengemis yangkita jumpai di jalan raya sebagian besar bukan tidak mampu melakukan pekerjaan. Mereka mengemis sebagai profesi. Mereka punya baju bagus, tapi memilih memakai baju lusuh agar membangkitkan simpati. Ini manipulasi. Saya tidak rela bersedekah karena dimanipulasi."
Saya mengangguk.Sepakat dengan penjelasannya. "Jika saya memberi 25 orang pengemis, berarti saya mendukung orang sebanyak itu untuk terus mengemis dan membiarkan mereka memanipulasi rasa kasihan orang. Sebaliknya, jika saya bersedekah kepada satu pemulung atau penjual tua, berarti saya memberi dukungan pada mereka yang mau bekerja keras untuk menghasilkan uang, bukan dengan mengemis, meskipun secara fisik sudah renta."
Kalimat-kalimat berikutnya lahir diiringi senyum geli. “Dulu saya pernah menawarkan pekerjaan kepada beberapa pengemis. Sebagian bertanya, apakah pekerjaan yangsaya tawarkan bisa menghasilkanRp 10 juta sebulan sebagaimana mengemis?"
Pertanyaan balik yang sempat mengagetkannya, sebab sebagian besar pegawainya saja tidak memiliki penghasilan sedemikian. "Serius, para pengemis bisa dapat Rp 10 juta sebulan?"
Anggukan kepala si Gadis sepenuhnya menghapus keraguan."Awalnya, saya juga tidak percaya. Tapi, coba hitung. Rata-rata lampu merah berhenti 60 detik. Berarti dalam satu jam ada 60 kali lampu merah. Jika pengemis mengejar tiap peluang lampu merah dan setiap lampu merah mendapat Rp 2.000, maka sejam diprediksi penghasilannyabisa mencapai Rp 120 ribu. Jika bekerja selama delapan jam penuh maka potensi penghasilannya mencapai Rp 960 ribu per hari. Anggap ia hanya menunggu di satu sisi, berarti dia akan mendapat Rp 480 ribu per hari. Wajar jika mengemis menjadi bisnis besar. Bahkan,ada pihak yang mengumpulkan mereka untuk dikaryakan sebagai pengemis."
Mobil telah terparkir di halaman rumah saya. Sebelum berpisah, sang sahabat menutup pembicaraan. "Wallahua'lam apakah cara saya salah. Hanya, rasanya tidak adil jika pengemis mendapat penghasilan lebih dari mereka yang bekerja keras. Berbeda jika ada pengemis di daerah bencana yang meminta-minta karena kehilangan segalanya.” Saya mengangguk, melambaikan tangan hingga kendaraannya menghilang di gerbang kompleks.
Begitu banyak keutamaan bersedekah yang Rasulullah sampaikan menjadi motivasi tersendiri untuk berbagi. Sedekah bisa menambah rezeki, juga menolak bala. Sedekah memadamkan amarah Allah. Sedekah yang ikhlas mampu menolak su’ul khatimah atau jelek dalam menemui kematian. Sedekah pun bisa menjadi jalan kesembuhan.
Bahagia ada bukan karena menerima, melainkan dengan memberi. Mengenal si Gadis bertahun-tahun cukup bagi saya untuk mengerti jalan sedekah yang dipilih-Nya demi membuka pintu keridhaan Allah. Hari ini, ditambah sebuah pelajaran baru, menggabungkan semangat berbagi dengan seni memberi. Memilih dengan bijak dari begitu banyak cara berbagi hingga lebih banyak mendatangkan manfaat dan kebaikan.


Oleh Asma Nadia

Jumat, 27 Maret 2015

Ini Hari Jumat, Bersiap-siaplah Saudaraku


  1. ustad hilman rosyadAyo bergegas tuk beraktifitas pagi ini menjemput berkah dan fadhilah, ingat! ini hari jumat, hari teristimewa bagi umat Islam

  2. Hari ini bnyk hal yg disunnahkan untuk diamalkqn sbg penghormatan thd keagungan hari jumat

  3. Selain penunaian kewajiban keseharian dg sempurna dan tepat waktu, umat Islam diharuskan bersih, harum dan perlente ..

  4. dzikr, do'a, istighfar, shalawat dan wirid quran lbh bnyk dan beragam daripada hari2 lainnya .. tilawah surat alkahf adlh slh satunya

  5. Hadir di masjid lbh awal adlh dianjurkan guna melakukan shalat jumat, pilih shaf terdepan .. shalat sunnah, dzikr & tawah sngt dianjurkan ..

  6. Saat adzan zhuhur simak dan renungkan setiap kalimat yg dikumandangkan sang muadzin, bknnya bersiap tidur dan merapikan barisan bulu mata ..

  7. Khatib berbicara palagi dg loud speaker itu buat disimak dg baik, karena isinya nasehat agar kita bertaqwa & jadi muslim yg baik

  8. Jgn tidur saat khutbah berlangsung, bila masih berharap pahala shalat jumat, pahalanya akan hilang bila hilang kesadaran saat khutbah

  9. Pahala shalat jumat sngt bergantung pd keikhlasan dan keseriusan kita menghadirkan jiwa raga di slrh prosesi jumat

  10. Selain tidur, hindari pula, ngelamun/ngekhayal, senda gurau dan ngobrol (palagi ngobrol sendirian) karena itu semua batalin pahala juga

  11. Abis jumatan jgn tiduran di masjid, tapi segera bergegas beraktifitas yg produktif, maksi dan lanjutin kerja cari nafkah ..

  12. Bila shalat jumat di masjid lingkungan rumah, bawa anak laki ke masjid jg, dudukkan dia di samping kita jgn dilepas maen sama anak laen ..

  13. Nah yg diterangin tadi ttg adab jumat berlaku buat laki dan perempuan, hny yg laki amat sngt dianjurin banget pisan

  14. Untuk shalat jumat berjamaah, perempuan pun diperbolehkan jika mmg disiapin space tuk jamaah perempuan, bila tidak, cukup shalat zhuhur sj

  15. Bagi kaum perempuan yg berkarir dan bekerja di perkantoran, hindari jalan2 di mall plus cekakak cekikik di food court ngobrolin yg ga jelas

  16. Sebaiknya para karyawati perkantoran saat lelaki jumatan, bikin kegiatan shalat zhuhur plus ceramah oleh ustadzat agar sama2 dapat fadhilah

  17. Binroh tiap perusahaan terutama bid kemuslimahan selenggarakan kegiatan pengajian bagi karyawati saat shalat jumat berlangsumg ..

  18. Kegiatan kemuslimahan pas jumatan semestinya juga diadain sama anak2 rohis di kampus & sekolahan buat siswi & mahasiswi

  19. Sementara kaum ibu or perempuan muslimah yg pada di rumah pun, saat jumatan hrs nyimak khutbah dari speaker masjid terdekat
    shalat zhuhur bagi perempuan di hari jumat boleh diawalkan selepas adzan, diakhirkan sehabis selesai khutbah juga boleh ..

  20. Disunnahkan kaum muslimah nyiapin hidangan istimewa buat disantap bersama kaum lelaki sepulang dari shalat jumat, krn jumat adlh hari raya

  21. sekian deh kultwit sy menyambut hari mulia hari jumat ini, semoga berkenan dan bermanfaat .. :) END


 

Disalin dari kultwit Ustad Hilman Rosyad dan Chirpstory

Kamis, 26 Maret 2015

Suka Membantu Istri? Mantapks....

Istri: “Bang, tolong bantuin aku dong…. Gimana sih cara memindahkan tulisan  dengan format MS-Word dari komputer ini ke dinding fesbuk-ku? Ajarin dong…”

Suami: “Kan dulu pernah aku ajarin caranya Dek. Masa’ lupa melulu sih?”

Istri: “Yah Abang, kan emang aku gaptek. Jadi cepat lupa urusan seperti ini. Ajarin lagi dong Bang… Penting nih….”

Suami: “Makanya kalau diajarin itu diperhatiin, biar bisa ngerjakan sendiri….”

Istri: “Iya deh Bang, maaf ya… Ntar aku akan mengingat deh. Tapi tolong ya Bang, sekaliiiii lagi saja, aku diajari lagi ya Bang. Please…”

Suami: “Yang dulu itu juga kamu bilangnya sekali itu lagi aja diajarinnya. Ternyata ini minta diajarin lagi. Kamu gak pernah perhatiin sih…”

Hmmmmmmh…. Anda pernah mengalami kejadian semacam ini? Memang sulitnya apa sih mengajari sekali lagi untuk urusan sesederhana itu? Bahkan seandainya harus mengajari sepuluh atau duapuluh kali lagi? Apa beratnya bagi suami melakukan hal itu demi membantu istri tercinta?

Pada mereka yang tengah pacaran dan dimabuk asmara, jangankan cuma mengajari sepuluh kali, diminta sang pacar mengajari hal sama seratus kali sehari pun pasti akan dilakukan dengan suka cita. Kalau perlu minta lebih sering lagi mengajarinya, karena akan sering bertemu dan berinteraksi dengan kekasih hati. Setelah menikah dan hidup berumah tangga, sering urusan memberikan bantuan itu dianggap sebagai sesuatu beban, bahkan kadang dianggap sebagai sikap manja yang berlebihan dari pasangan.

membantu istri masawepdotcomMenjadi Suami yang Senang Membantu Istri


Pada tiga postingan sebelumnya, telah saya sampaikan tugas suami terhadap istri, agar hubungan di antara mereka menjadi harmonis, nyaman dan bahagia. Tugas pertama adalah menjadi suami yang penuh pengertian kepada istri, tugas kedua adalah menjadi suami yang penuh perhatian kepada istri, dan tugas ketiga adalah menjadi suami yang penuh cinta kepada istrinya. Sekarang saya sampaikan tugas keempat dari Sepuluh Tugas Suami, yaitu menjadi suami yang senang membantu istri.


Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri semestinya telah memiliki pembagian peran yang berkeadilan di antara mereka berdua. Apa yang menjadi tanggung jawab suami dan apa yang menjadi tanggung jawab istri untuk diselesaikan oleh masing-masing, dan apa yang menjadi tanggung jawab bersama. Kendatipun sudah ada pembagian tanggung jawab tersebut, akan sangat indah jika keduanya senang membantu pasangan dalam menyelesaikan tanggung jawabnya.


Jika suami senang membantu istri, bisa dipastikan istri akan merasa bahagia. Bukan saja merasa terbantu karena suami ikut terlibat dalam menunaikan kegiatan yang menjadi tanggung jawab istri, namun juga membuat istri merasa tersanjung dan merasa dicintai suami. Senang membantu ini sesungguhnya sudah menjadi watak orang yang mencintai, bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Gambaran paling mudah adalah pada pasangan yang tengah jatuh cinta dan dimabuk asmara.


Sepasang kekasih yang tengah jatuh cinta, akan berlomba memberikan bantuan apapun yang diminta oleh kekasihnya. Bahkan tidak perlu sampai diminta, seseorang akan menawarkan bantuan kepada kekasih yang dicintainya. Rela mengantar kemanapun ia mau pergi, rela menunggui si dia berlama-lama, rela mengerjakan apa yang ia minta. Saat mengerjakan bantuan untuk kekasih, rasanya sangat bahagia karena bisa membantu si dia yang sangat dicintainya. Tidak ada rasa mengeluh, tidak ada rasa menyesal, tidak ada rasa lelah dalam membantu kekasih hatinya.


Semestinya suasana seperti ini selalu dijaga setelah hidup berumah tangga. Meminta bantuan kepada pasangan adalah hal yang wajar saja, karena semua dari kita memiliki keterbatasan dan kekurangan. Maka sisi ini yang digenapkan oleh pasangan, dengan meminta bantuan. Di sini tugas para suami menjadi sangat berarti. Apabila para suami senang membantu istri, akan menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan dan membahagiakan para istri. Namun jika untuk meminta bantua suami saja istri merasa takut, tentu ini menandakan ada sesuatu hal yang tidak pada tempatnya.



Membantu Aktivitas Rutin Istri


Di antara hal yang bisa dilakukan suami dalam kehidupan sehari-hari adalah membantu aktivitas rutin istri. Pada umumnya, para istri akan bangun pagi untuk membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan, atau mengurus si kecil jika tengah memiliki bayi. Aktivitas rutin seperti ini memakan waktu dan juga menguras tenaga. Kemampuan multitasking perempuan membantu para istri untuk menyelesaikan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan di pagi hari.

Kendati istri tidak pernah mengeluh soal aktivitas rutin di rumah, akan sangat membahagiakan istri apabila suami dengan ringan hati memberikan bantuan untuk mengurangi kesibukan istri. Ada bagian kegiatan kerumahtanggaan yang bisa dikerjakan suami sehingga istri merasa lebih ringan menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Dari berbagai kegiatan istri di dalam rumah, ambil beberapa bagian yang bisa dikerjakan oleh suami. Dengan cara ini, semua kegiatan praktis kerumahtanggaan bisa tertunaikan. Apalagi jika dalam keluarga tidak memiliki tenaga pembantu.

Membantu di Saat Istri Sangat Memerlukan Bantuan


Ada kalanya istri berada dalam situasi yang sangat memerlukan bantuan suami. Tidak selalu dalam urusan yang sifatnya sangat besar, bahkan terkadang untuk sebuah urusan yang tampak sangat sepele dan sederhana di mata suami. Seperti contoh dialog di atas, hanya urusan memindah tulisan dari komputer untuk dipasang di dinding fesbuk, namun karena istri benar-benar tidak bisa melakukannya, ia harus meminta tolong kepada suami untuk mengajarinya. Semestinya suami tidak perlu mengomeli dan memarahi istri hanya karena ia tidak mengerti cara melakukan tindakan seperti itu.

Jangan berat memberikan bantuan yang sangat diperlukan istri, walaupun untuk hal-hal yang tampak sepele seperti itu.

Istri: “Bang, tolong bantuin aku dong…. Gimana sih cara memindahkan tulisan  dengan format MS-Word dari komputer ini ke dinding fesbuk-ku? Ajarin dong…”

Suami: “Oh, itu mudah sekali Dek. Cukup lakukan copy paste, sudah selesai….”

Istri: “Iya Bang, tapi gimana caranya melakukan copy paste?”

Suami : “Pertama, tulisan yang akan dipindah itu di blok dulu Dek. Lalu pilih opsi copy, kemudian di-paste di dinding fesbuk. Gampang kan?”

Istri: “Emmm, gimana cara melakukan nge-blok tulisan ya Bang?”

Suami: “Bisa dengan pencet control A bersamaan Dek.”

Istri: “Oh iya Bang…”

Yakinlah, para istri akan sangat bahagia apabila melihat para suami senang dan ringan membantu mereka, apalagi pada saat istri memang tengah berada dalam kondisi sangat memerlukan bantuan.

Membantu Tanpa Diminta


Akan lebih menyenangkan lagi bagi para istri, apabila suami bersedia memberikan bantuan praktis tanpa harus diminta. Ketika melihat istri sedang memasak di dapur, kemudian anak yang masih balita mendadak menangis, maka suami hendaknya segera berinisiatif untuk mengurus si kecil agar bisa menenangkan tangisnya, atau suami memilih menyelesaikan proses memasak agar istri bisa mengurus anak. Bantuan suami tanpa diminta oleh istri seperti ini akan sangat menyenangkan bagi istri, karena merasa mendapat perhatian dan bantuan yang sangat meringankan bebannya.

Ketika melihat istri tengah sibuk dengan berbagai pekerjaan kerumahtanggaan, sangat bijak apabila para suami langsung membantu mengambil salah satu pekerjaan yang bisa dilakukannya pada waktu itu.

Suami: “Sini aku saja yang menyelesaikan menggoreng telor Dek, kamu urus si kecil biar gak nangis….”

Istri: “Oke Bang, waw senang sekali digorengin telor….”

Menawarkan dan memberikan bantuan tanpa diminta istri, menandakan suami sangat peduli dan perhatian terhadap kondisi istri. Dengan cara seperti ini istri akan merasakan perhatian dan pengertian suami yang sangat diperlukannya. Istri akan merasa dicintai dan diperlukan oleh suami, sehingga ia merasa bahagia dan nyaman hidup bersama suami tercinta.

Suami: “Dek, jadinya sudah bisa melakukan copy paste?”

Istri: “Ehmm, tadi Abang bilang untuk mem-blok tulisan dengan memencet control A bersamaan kan?”

Suami : “Iya Dek…. Ada masalah?”

Istri: “Eeemmm…. Iya Bang. Malu mau ngomongnya….”

Suami: “Gak usah malu Dek…. Sini aku bantu….”

Istri: “Yang Adek ga tau, control A itu yang mana ya Bang?”

Suami : “Aaaaaarrrrrrrrgghhhh….”

Selamat sore sahabat semua.

 

Disalin ulang dari tulisan Cahyadi Takariawan

Menghukum Tanpa Marah

menghukum anak masawepdotcomBunda mulia yang dirahmati Allah SWT, ijinkan saya malam ini membagi sedikit ilmu yang saya ingin tambahi. Karena bagi saya, cara termudah melipatgandakan apa yang kita punya adalah membaginya, cara paling gampang belajar adalah mengajarkannya.

Maaf saya yang sebesarnya jika saya terkesan sombong dan merasa lebih pintar dari para bunda mulia. Sungguh, apa yang akan saya sampaikan tak lebih dari pengalaman kami (saya dan istri) dalam menghadapi anak-anak kami yang hebat-hebat itu. Ya, pengalaman kami sebagai orangtua yang terus-menerus belajar sebagai orangtua, yang tak ingin suatu hari nanti di Padang Masyar harus berdebat dengan buah hati kami karena dianggap kami telah jadi orangtua yang gagal.

Para Bunda Mulia, belajar menjadi orangtua adalah sebuah proses tanpa henti tapi punya tujuan yang jelas. Tujuan kita adalah mengantarkan diri kita sendiri dan anak-anak kita dalam jannah Allah SWT. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

 

Ibu, Mengapa Marah?


Bunda Mulia, kenapa sih kita marah? Apakah iya kita marah karena ‘kebandelan’ anak-anak kita? Atau jangan-jangan kita kita marah oleh sebab lain, dan ‘kebandelan’ anak kita hanyalah sekedar pemicu kecil.

Baiklah, mari kita perhatikan beberapa kondisi berikut yang sering menyebabkan kita dalam sebuah ketidakstabilan emosi, antara lain:

  1. Kondisi keuangan. Ya... faktor ekonomi sering kali menjadi sebab utama menjadikan kita lebih mudah tersulut amarahnya. Tekanan kebutuhan yang tidak sebanding dengan penghasilan kita sering menjadi masalah yang pelik dan menyita energi emosional kita.

  2. Sedang mengalami kondisi tidak nyaman dengan pasangan kita. Begitulah, saat suami-istri komunikasi sedang terganggu, maka saat itu pulalah komunikasi dengan anak menjadi tergannggu pula. Akibatnya sudah pasti, tiba-tiba saja kita menjadi orangtua yang kesulitan bicara lembut kepada anak-anak kita. Kita kehabisan kata-kata yang lebih baik dalam berrkomunikasi walaupun kita sdh belajar parenting sekalipun, lupa memilih kata yang pas untuk kondisi anak kita saat itu.

  3. Sedang dibebani pekerjaan kantor. Pekerjaan kantor yang menumpuk dan harus diselesaikan dalam waktu yang dekat menjadikan seluruh energi dan perhatian kita tersita. Akibatnya anak hanya mendapatkan sisa, itupun kalau masih ada sisannya. Tak jarang tanpa sadar kita menganggap anak-anak dan rumah adalah tambahan masalah selain beban kantor, sehingga kita pulang kerumah denag mindset negatif.

  4. Ehemmm..... silahkan bagi yang tidak setuju. Tapi apapun ceritanya, kondisi siklus bulanan ini menciptakan ketidaknyamanan yang berimplikasi pada kemampuan menjaga emosi.


Para Bunda Mulia, perhatikanlah. Dari kondisi di atas, adakah hubungannya dengan anak kita? Ternyata tidak ada bukan? Lalu kenapa kita yang minta pengertian mereka? Padahal sesungguhnya kitalah yang butuh pengertian.

Parenting is never about us, is must about them. Parenting itu bukan tentang kita para Bunda Mulia. Parenting itu adalah tentang mereka. Maka pahamilah dulu hal ini, bahwa kita harus menyelesaaikan masalah kita dahulu, masalah kemampuan kita mengontrol emosi kita.

 

Apa Harus Menghukum Anak?


Saat kita mendapati anak kita melakukan aktifitas yang tidak kita setujui, sering kali menjadi pemicu kemarahan kita. Dan kemarahan kita itu berujung pada menghukum. Bisa Bunda perhatikan polanya kan?

‘Bandel’ --> Tidak setuju --> Marah --> Hukuman

Nah, perhatikanlah. Ternyata sering kali hukuman yang kita berikan lebih karena kemarahan kita, bukan karena tingkah anak kita.

Saat kita mendapati perbuatan keliru anak kita, fokus utama yang harus kita lakukan adalah menghentikan kekeliruan itu, menciptakan pemahaman dalam pikirannya atas kekeliruannya tersebut, dan mengambil sebuah momentum bahwa kekeliruannya itu tidak boleh terulang.

Perhatikan polanya.

Keliru --> Hentikan --> Pahamkan --> Tidak diulangi

Adakah bagian marah apalagi hukuman disitu? Ternyata tidak perlu ada Bunda Mulia.

 

Menghukum Tanpa Marah


Namun ada kalanya kita harus menerapkan ketegasan dalam pola asuh. Hal ini ini untuk memberi penekanan yang lebih pada anak akan bahaya atas kekeliruan yang ia lakukan.

Saat anak mengulangi kekeliruannya, beri dia kesempatan untuk membela diri. Ajak dia menyampaikan alasan atau latarbelakang perbuatannya. Sering kali kekeliruan anak tidak sesederhana apa yang kita lihat. Seringkali kekeliruan itu karena sebab lain, dan ia harus kita beri ruang untuk menjelaskan dengan bahasanya.

Dengan membiasakan pola komunikasi demikian, kita sedang melatih anak kita menjadi manusia sejati. Menjadi manusia yang siap menulis sejarah dengan pikirannya. Secemerlang apapun pikiran anak kita hanya akan sia-sia jika ia tak punya kemampuan membahasakannya.

Anak-anak kita adalah pelaku sejarah di masanya. Kita sedang melatih calon-calon pemimpin kehidupan, tepat di dalam rumah kita sendiri. Maka jangan jadi orang pertama yang menghalangi keluarbiasaan anak-anak kita hanya karena kegagalan kita mengelola marah.

Jika pun kita harus tegas, dalam bentuk memberi hukuman, lakukanlah dengan cinta. Jangan pernah menghukum anak kita karena marah, karena kita tidak sedang berhadapan dengan musuh. Kita berhadapan dengan buah hati kita sendiri.

 

Penutup


Kalau Bunda Mulia gagal di hari ini, maka bersiaplah atas keburukan dan kerusakan yang mungkin lebih parah terjadi di depannya nanti. Umur kita hanya tinggal beberapa puluh tahun lagi. Tapi anak-anak kita hidup jauh lebiih lama, dan dia mewarisi pola asuh kita untuk anak-anak mereka. Kita mewarisi keburukan atau keindahan pada keturunan kita, pilihan ada tangan kita saat ini.

Demikianlah Bunda Mulia yang dirahmati Allah SWT. Ayo, terus belajar menjadi orangtua paripurna. Kitapun harus menghebatkan diri kita, karena kita diberkati dengan anak-anak yang hebat.

 

Tulisan ini adalah materi yang saya sampaikan dalam Kajian yang diadakan oleh Fasil 8 Akhwat ODOJ pada Rabu malam (25/03)

Bloking Media oleh Rejim Jokowi

media blocking1. banyak yang bingung, kenapa aksi mahasiswa yang begitu massif bisa luput dari pemberitaan. hanya sepintas lalu, bukan berita utama?

2. banyak juga yang merasa aneh, kenapa aksi demo nelayan hanya disorot anarkhi yang terjadi, bukan substansi dari apa yang mereka tuntut?

3. apakah pemred sudah diberi uang ratusan milyar seperti info yang beredar beberapa waktu terakhir?

4. berikut kami sampaikan analisa mengenai hal ini. bila ada deal antara pemerintah dg media, bentuknya seperti apa? kita bahas bersama.

5. seperti telah kita ketahui, bahwa media massa telah menjadi lumbung informasi rakyat pasca dibukanya kran reformasi, 17 tahun lalu.

6. seiring berjalannya waktu, kepercayaan rakyat pada media menjadi besar. sayang, besarnya kepercayaan itu justru membuat media jumawa.

7. media seringkali memberitakan dengan tidak benar. ini contohnya, membela Pancasila disebut komunistophobic - m.tribunnews.com/seleb/2015/02/…

8. contoh terbaru adalah tidak diberitakannya dengan berimbang aksi mahasiswa yang menentang pemerintahan @jokowi_do2. sepi pemberitaan.

9. bagaimana hal itu bisa terjadi? | besar kemungkinan telah terjadi konsensus antara pemilik media (bukan pemred) dg pemerintah.

10. tentu konsesus itu bukanlah berupa uang cash dari pemerintah kepada pemilik media. bodoh sekali bila itu terjadi.

11. konsesus itu bisa berupa proyek atau kesepakatan lain yang berkaitan dengan gurita bisnis pemilik media massa. main cantik.

12. contoh: pemilik media 'A' diberi hak pengelolaan kabel serat optik bawah laut di wilayah Indonesia Timur.

13. contoh: pemilik media 'B' mendapat pengelolaan jalan tol di wilayah Jawa.

14. contoh: pemilik media 'C' mendapat dana pelunasan dari APBN untuk membereskan insiden beberapa tahun lalu.

15. dan masih banyak contoh konsensus lain yang dibangun antara pemerintah dan bos media. silahkan telusuri.

16. tentu tidak ada 'makan siang gratis'. | Pemerintah memberikan kue-kue tadi tidaklah cuma-cuma. harus ada imbal balik yang didapat.

17. apa imbal balik dari bos media kepada pemerintah? | salah satunya dengan memblock segala pemberitaan yang merugikan pemerintah.

18. termasuk berita-berita yang memungkinkan menjadi pemicu aksi massa yang lebih besar, seperti demo mahasiswa.

19. lihat contoh berita. saat @jokowi dihajar habis karena penampilannya saat bertemu Sultan Brunei, media membela - jabar.tribunnews.com/2015/02/10/die…

20. segala cara dicari sebagai argumentasi agar @jokowi_do2 tampak 'perfect' dimata rakyat.

21. apakah trik blocking berita itu efektif untuk membendung pergolakan? | kalau tak efektif, Istana sudah dikepung puluhan ribu mahasiswa!

22. kita tarik ke era orde baru, saat media 'diborgol' pemerintah. mereka menyatu dg mahasiswa, berita apapun yg menentang pak Harto dimuat!

23. aksi mahasiswa yang awalnya kecil, krn mendapat sokongan yang begitu massif dan kontinyu dari media, dalam waktu singkat menjadi besar!

24. bayangkan bila aksi mahasiswa beberapa waktu lalu tidak diblock, mungkin hari ini@jokowi_do2 sudah berstatus mantan Presiden RI!

25. begitu besar peran media saat ini. mereka mampu membangun opini tentang siapa yang harus dijadikan teman, dan siapa yang harus dimusuhi.

26. tapi media lupa, kenapa mereka bisa begitu kuat seperti saat ini atas perjuangan siapa? mereka mendurhakai yang telah membesarkannya.

27. siapa yang telah membesarkan media? | tentu saja mahasiswa dan rakyat yang bersatu dan membebaskan media dari pasungan orde baru!

28. setelah kita tahu, bahwa media saat ini bukanlah MATA, TELINGA dan LIDAH rakyat, apa yang harus diperbuat?

29. kita harus mengingatkan mereka. menegur. kita yang telah membesarkan mereka, kita pula yang bisa mengembalikan mereka ke rel yang benar.

30. jangan biarkan media menjadi industri an-sich! media harus berperan aktif untuk membangun manusia Indonesia yang bermartabat!

31. ketika media hanya menjadi industri dan menjadi corong pemerintah, maka media telah menjadi Departemen Penerangan jilid II!

32. jangan biarkan kedaulatan rakyat diinjak-injak oleh bos media dan pemerintah. LAWAN!

33. kita boleh berharap masih ada media yang independen dan menjadi lumbung informasi rakyat, bukan penggiring opini dan corong pemerintah.

34. tapi hidup itu adalah rangkaian usaha dan doa, kawan! | berdoa saja tanpa berusaha adalah dusta!


























































35. jangan biarkan independensi media menjadi hancur hanya karena keserakahan bos-bos media.



























































 

36. demikian silaturahmi kita malam ini. semoga ada guna dan manfaat. mohon maaf bila ada yang kurang berkenan | YAKIN USAHA SAMPAI! sekian.


Disalin ulang dari kultwit The Last Samurai (@SemestaBerkicau)

Rabu, 25 Maret 2015

Densus 88, Kalian Memerangi Siapa?

Pak Densus 88, mengapa hanya orang Islam saja yang ditembak? OPM, RMS kau biarkan?!


Pak Polisi, kemarin Bapak mengepung dan mendobrak sebuah rumah di Cibubur, dimana di dalam rumah itu hanya terdapat 1 wanita bercadar dan 3 anak kecil. Jika Bapak seorang Muslim, pastilah Bapak paham mengapa wanita itu enggan membuka pintu untuk Bapak sekalian. Ya, karena sang Suami tidak sedang berada di rumah. Padahal Bapak tahu dimana keberadaan sang Suami, dia bersama Bapak, bukan? Sebelumnya Bapak sudah menangkap suaminya, bukan?

Bapak, jikapun ISIS berbahaya bagi keutuhan Negara ini, se-urgent itukah, sehingga penanganannyapun begitu heroik?

Bapak, sependek pengetahuan akal saya, saya belum pernah mendengar pemberontak Republik Maluku Selatan (RMS) ditangani oleh Densus 88. Bukankah mereka telah lebih lama mengancam dan menebar teror pada keutuhan Negeri Pertiwi? Mengapa Densus 88 tak menyentuh mereka?

Pun dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM), mengapa Densus 88 tak bergeming? Berapa nyawa anggota Polri melayang ditembus peluru mereka? Mengapa Densus 88 tidak diturunkan menumpas mereka? Apakah tindakan mereka tidak termasuk makar, seperti apa telah yang distigmakan pada para 'terduga' ISIS?

Bapak, mari jujur!
Siapa yang membentuk Detasemen Khusus 88 Anti Teror itu?
Siapa yang mendanai Detasemen ini?
Apa tugas mereka sesungguhnya?


Bapak, mengapa hanya orang-orang Islam saja yang ditembak Densus 88?
Mengapa RMS tidak demikian?
Mengapa OPM diperlakukan berbeda?
Apakah Bapak menganggap OPM dan RMS tidak begitu berbahaya, padahal mereka mendapat dukungan dunia internasional. Tidakkah mereka jauh lebih berbahaya?


Bapak, mari jujur!
Teroris yang seperti apa yang Bapak perangi?

Jika begini adanya, mohon maaf kami berburuk sangka.
Bapak sebenarnya memerangi Islam, bukan gerakan makar.
Bapak sebenarnya memerangi suatu Agama, bukan gerakan yang menginginkan sebuah negara merdeka.
Bapak, mohon maaf, kami berburuk sangka.

Selasa, 24 Maret 2015

Pendapat Prof Sarlito Wirawan tentang Tes Sidik Jari

Setelah kasus Otak Tengah, yang akhir-akhir ini sering ditanyakan kepada saya adalah tentang Test Sidik Jari untuk mengetahui kepribadian anak. Saya sendiri yang sudah 43 tahun malang-melintang di dunia psikologi, belum pernah tahu sebelumnya tentang keberadaan test tersebut dan tidak mau ambil pusing. Paling-paling penipuan lagi, pikir saya.

Tetapi beberapa hari yang lalu, anak saya yang kebetulan juga psikolog, berceritera kepada saya bahwa dia diajak temannya (baca: dikejar-kejar) temannya untuk bergabung dengan usaha dia dalam usaha test Sidik Jari. Lumayan, kata temannya itu. Captive market-nya ibu-ibu yang punya anak kecil, dan sekolah-sekolah, dan biayanya Rp 500.000,-per anak.

Sebagai psikolog professional anak saya meragukan validitas dan reliabilitas (keabsahan dan kesahihan) test itu. Apalagi dengan job dan statusnya yang sudah mapan dan gajinya yang sudah berlipat-lipat di atas UMR, dia tidak mau ambil risiko, karena itu ia minta pendapat saya.

Saya langsung saja menyatakan bahwa saya pun tidak percaya, tetapi saya penasaran. Maka saya pun browsing semua jurnal Psikologi (hampir seluruh dunia yang berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin searcher dari Asosiasi Psikologi Amerika (APA) dimana saya menjadi salah satu anggotanya. Hasilnya menakjubkan, sekitar 40.000 tulisan yang mengandung kata “finger print”. Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait dengan sidik jari dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau kecerdasan anak. Hasilnya: NIHIL!

Sedangkan kalau saya gunakan kata kunci Dermatoglyphic (Dermato artinya kulit, Glyphs artinya ukiran, jadi kulit yang berukiran) ada satu keluaran, yaitu tulisan berjudul “Neurodevelopmental Interactions Conferring Risk for Schizophrenia: A Study of Dermatoglyphic Markers in Patients and Relatives”, oleh Avila, Matthew T.; Sherr, Jay; Valentine, Leanne E.; Blaxton, Teresa A.; Thaker, Gunvant K. dalam Schizophrenia Bulletin, Vol 29(3), 2003, halaman 595-605. Jadi tulisan yang satu ini pun hanya tentang hubungan antara gejala sakit jiwa skhizoprenia (yang dipercaya merupakan penyakit turunan) dengan pola sidik jari (yang juga merupakan bawaan).

Sebaliknya, dari Google saya mendapat banyak sekali keluaran setelah memasukkan kata kunci “sidik jari”. Bahkan ada website-nya sendiri. Hampir semuanya berceritera tentang ke-ilmiahan metode analisis kepribadian dengan test Sidik Jari ini. Bahkan ada iklan promo yang menawarkan test Sidik jari “hanya” untuk Rp 375.000 per anak. Sisanya adalah testimoni dari orang-orang yang pernah mencoba test yang katanya pelaksanaannya sangat mudah. Sedangkan salah satu kalimat promosi mereka adalah bahwa “Analisa sidik jari memiliki tingkat akurasi lebih tinggi daripada metode pengukuran lain. Klaim akurasi 87%”.

Luar biasa kalau test itu benar. Kalau seorang ibu sudah mengetahui seluruh “rahasia” kepribadian anaknya melalui sidik jari anak, maka dia tinggal ongkang-ongkang kaki dan dia hanya perlu mengatur anaknya sesuai dengan petunjuk hasil test Sidik Jari, dan anaknya akan menjadi orang yang pandai, jujur, kreatif, berbakti pada orangtua, beriman, bertakwa, saleh/salehah. Lebih senang lagi anggota Densus88. Tidak perlu berpayah-payah lagi mereka. Cukup dengan memeriksa sidik jari, mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri menangkapnya dan memasukkannya ke penjara.

Tetapi faktanya kan tidak seperti itu. Upaya manusia untuk mempelajari jiwa sudah berawal sejak zaman Socrates, 400 thn sebelum Masehi, dan melalui perjalanan sejarah yang panjang sekali, serta mendapat masukan dari berbagai ilmu, termasuk ilmu faal dan kedokteran, serta matematika, Wilhelm Wundt baru menyatakan Psikologi sebagai Ilmu yang mandiri pada tahun 1879 di Leipzig, Jerman (versi Amerika oleh William James, di sekitar tahun yang sama di Universitas Harvard).

Pasca kelahirannya, Psikologi berkembang terus, termasuk mengupayakan berbagai teknik dan metode untuk mengukur berbagai aspek kepribadian, termasuk test IQ, minat, sikap, bakat, emosi dan seterusnya. Kemajuannya sangat langkah-demi-langkah, tidak ada yang langsung meloncat, dan sebagaimana ilmu pengetahuan lainnya, setiap kemajuan, temuan atau kritik selalu dilaporkan dalam jurnal-jurnal dan seminar-seminar psikologi seluruh dunia. Karena itulah maka langkah pertama saya adalah mengecek jurnal ilmiah Psikologi untuk memastikan apakah test Sidik Jari ini termasuk metode yang diakui dalam Psikologi atau tidak.

Di sisi lain, teknik analisis sidik jari juga sudah berembang sejak 1800an. Tahun 1880 Dr Henry Faulds melaporkan tentang sistem klasifikasi yang dibuatnya untuk mengidentifikasi seseorang. Tahun 1901 teknik yang disebut Daktiloskopi ini digunakan di Inggris, 1902 di Amerika digunakan di kalangan pegawai negeri, 1905 di Angkatan darat AS, dan sejak 1924 mulai dipakai oleh FBI. Tetapi semuanya adalah untuk menentukan identitas fisik seseorang. Misalnya, apakah benar sidik jari yang ditinggalkan pelaku di TKP (Tempat Kejadian Perkara) perampokan adalah milik si Fulan. Sebelum ditemukan system DNA, Daktiloskopi lah yang menjadi andalan Polisi. Namun di kemudian hari, nampaknya teknik analisis Sidik Jari yang awalnya hanya untuk identifkasi fisik, berkembang menjadi teknik identifikasi psikis (kejiwaan) juga. Ilmuwan Inggris Sir Francis Galton yang masih sepupu Sir Charlis Darwin adalah penganut teori evolusi. Dia percaya bahwa kepribadian ditentukan oleh bakat-bakat yang dibawa sejak lahir dan bakat-bakat itu terukir di sidik jari srtiap orang. Maka ia menerbitkan buku “Finger prints” (1888) dan memperkenalkan klasifikasi sidik jari yang dihubungkan dengan klasifikasi kepribadian.

Pasca Galton, nampaknya Dermatoglyphs semakin berkembang dan diyakini sebagai ilmu pengetahuan yang sahih, lengkap dengan buku-buku dan jurnal-jurnal “ilmiah” mereka sendiri. Kalau kita cari di Google, dengan kata kunci Dermatoglyphs akan keluar lebih dari 70.000 informasi, tetapi semuanya di luar komunitas ilmu psikologi. Dengan demikian Dermatoglyphs sebenarnya adalah pseudo science (ilmu semu) dari psikologi.

Ilmu semu lain dalam psikologi yang banyak kita kenal adalah Astrologi (banyak di majalah-majalah wanita dan remaja, tetapi tidak pernah ada di Koran SINDO), Palmistri (ilmu rajah tangan, yang ketika saya mahasiswa sering saya pakai untuk merayu mahasiswi-mahasiswi Fakultas Sastra sambil meraba-raba tangannya), Numerologi (meramal atau menjodohkan orang dengan menggunakan angka-angka tanggal lahir dsb.), Tarrot (dengan menggunakan kartu-kartu) dan masih banyak lagi. Semua itu mengklaim diri sebagai ilmu, lengkap dengan literatur dan teknik masing- masing, dan memang nampaknya sahih dan canggih betul (ada yang putus dari pacar gara-gara bintangnya tidak cocok).

Tetapi ada satu hal yang tidak bisa dipenuhi oleh semua ilmu semu, yaitu tidak bisa diverifikasi teorinya. Dalam Astrologi, misalnya, tidak pernah bisa dibuktikan hubungan antara singa yang galak, dengan bintang Leo. Apalagi membuktikan manusia berbintang Leo dengan sifatnya yang galak (banyak juga cewek Leo yang jinak-jinak merpati, loh!).

Dalam hal ilmu Sidik Jari, sama saja. Tidak bisa diverifikasi bagaimana hububnannya antara sidik jari (bawaan) dengan sifat, minat, perilaku, apalagi jodoh dan karir, bahkan kesalehan seseorang yang merupakan hasil dari ratusan variable seperti faktor sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, lingkungan alam, dan sebagainya, walaupun juga termasuk sedikit faktor bawaan.

Pandangan bahwa kepribadian ditentukan oleh fator bawaan (nativisme) sudah lama ditinggalkan oleh Psikologi . Teori yang berlaku sekarang adalah bahwa kepribadian ditentukan oleh pengalaman yang diperoleh dari lingkungan. Karena itu untuk memeriksanya diperlukan proses yang panjang (metode psikodiagnostik, assessment) dan duit yang lumayan banyak.

Karena itu saya tidak pernah menyarankan orang untuk ikut psikotes kalau hanya untuk ingin tahu. Buang-buang duit. Tetapi lebih sia-sia lagi kalau buang duit untuk tes Sidik Jari. Dr Budi Matindas, psikolog (UI) menerangkannya jauh lebih simpel: sidik jari permanen dari lahir sampai mati. Jiwa/kepribadian berubah terus dari bayi sampai tua. Bagaimana sesuatu yang berubah bisa berkorelasi dengan sesuatu yang tidak pernah berubah?

Jakarta, 11 Mei 2011
Sarlito W. Sarwono Tulisan ini dimuat di Koran SINDO 15 Mei 2011